Ringkasa Materi Hari Ke 1 PKKMB Unila 2025

Ringkasan Materi Hari ke-1 PKKMB UNILA 2025 1. Tema & Format Kegiatan ● PKKMB 2025 bertajuk “Mahasiswa Tangguh, Inklusif, dan Berdampak untuk Indonesia Emas 2045” . ● Dilaksanakan dalam format hybrid (gabungan offline dan online) dari tanggal 14–15 serta 19–20 Agustus 2025 . ● Pada hari pertama, sekitar 3.000 mahasiswa hadir secara langsung, sementara lainnya mengikuti secara daring melalui Zoom dan kanal YouTube resmi Unila. Total partisipasi mencapai 9.021 mahasiswa . 2. Acara Pembukaan ● Hari pertama dibuka resmi oleh Ketua Senat Unila, Prof. Dr. Herpratiwi, M.Pd. . ● Dilanjutkan sambutan oleh Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM, ASEAN Eng., yang menekankan pentingnya PKKMB sebagai titik awal untuk memahami sistem akademik dan non-akademik di kampus, sekaligus mengenalkan budaya dan nilai-nilai Unila . 3. Semangat “Kampus Berdampak” ● Ketua Senat dan Rektor menyoroti pentingnya kampus berdampak: belajar, riset, dan pengabdian masyarakat haruslah memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar, dunia kerja, dan pembangunan bangsa . ● Rektor juga mengharapkan mahasiswa baru tidak hanya unggul secara akademik, tetapi menjadi agen perubahan dengan dampak positif bagi masyarakat 1. Pengembangan Karakter Mahasiswa ● Fokus utama: pentingnya membentuk karakter mahasiswa yang unggul, inovatif, dan berintegritas dalam menghadapi era Society 5.0, di mana integrasi dunia nyata dan dunia digital (AI, big data) menjadi sangat kuat. Mahasiswa diharapkan mampu menggunakan teknologi secara etis dan bertanggung jawab untuk menciptakan masyarakat yang tertib dan adil. 2. Transformasi Bandar Lampung Menuju Kota Metropolitan ● materinya berfokus pada strategi dan visi jangka panjang bagaimana Bandar Lampung berkembang menjadi kota metropolitan. Hal ini mencakup pembangunan infrastruktur, pemenuhan kebutuhan urban, dan peningkatan kualitas hidup warga. 3. Perguruan Tinggi di Era Digital dan Revolusi Industri ● Disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T. ● Materi ini menjelaskan peran perguruan tinggi di era Revolusi Industri 4.0 dan digitalisasi: bagaimana pendidikan tinggi harus beradaptasi agar relevan dan mampu mencetak lulusan yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan Society 5.0. 4. Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri Bangsa, dan Kesadaran Bela Negara ● Disampaikan oleh Komandan Korem 043/Gatam, Brigjen TNI Rikas Hidayatullah. ● Materinya menggarisbawahi pemahaman tentang ideologi negara (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika), serta pentingnya jiwa bela negara sebagai landasan nasionalisme dan rasa cinta tanah air.

0 Komentar